Jika aku berkata bahwa aku mencintainya, maka itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup lengkap. (Milea) Senakal-nakalnya anak geng motor, lia, mereka shalat pada waktu ujian praktek agama. (Dilan)
Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Engga tahu kalau sore. Tunggu saja. (Dilan 1990) Milea, jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu, nanti, besoknya, orang itu akan hilang. (Dilan 1990) Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan, dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli. (Milea 1990)
Novel yang ‘katanya’ diangkat dari cerita Milea sendiri langsung kepada Pidi Baiq, sang penulis, merupakah salah satu novel best seller yang berhasil membuat para pembacanya ‘baper’ atau terbawa perasaan. Novel ini merupakan novel ketiga lanjutan dari novel Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990 dan Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1991. Novel ini, seperti dua novel sebelumnya, bercerit…
Di restoran Indonesia Lachende Javaan, Haarlem, Belanda, tahun 2000, Nyonya Helen bercerita kepada saya tentang masa lalunya selama dia tinggal di Hindia Belanda, yang kini bernama Indonesia. “Saya lahir dan tumbuh di Ciwidey. Masa remaja saya, saya habiskan di Bandung, sampai kemudian Jepang datang pada tahun 1942 dan mengubah semuanya.” Nyonya Helen kemudian menceritakan juga kisa…