Maka pengembara itu pun tiba di Negeri Senja, yang selalu berada dalam keadaan senja, karena matahari tersangkut di cakrawala, dan tidak pernah terbenam selama-lamanya. Bagi sang pengembara, yang selalu memburu senja terindah ke berbagai pelosok bumi, pemandangan itu merupakan hal terbaik dalam hidupnya. Namun bukan hanya pesona senja ditemukannya. Di balik keindahan senja terdapat drama ma…
Robohnya Surau Kami adalah sebuah kumpulan cerpen sosio-religi karya A.A. Navis. Cerpen ini pertama kali terbit pada tahun 1956, yang menceritakan dialog Tuhan dengan Haji Saleh, seorang warga Negara Indonesia yang selama hidupnya hanya beribadah dan beribadah
Buku ini menggambarkan perjalanan singkat atas pelaksanaan sayembara Gedung LKPP.
Akhirnya aku bisa bertemu langsung dengannya, pria tampan seberang apartemenku. Tapi, bisa-bisanya aku lupa menanyakan namanya. Menyedihkan. Ini semua gara-gara sepupunya yang aneh ini, pria gila bernama Enrique. Enrique memang pembawa bencana. Gara-gara dia aku tersesat di desa terpencil, menderita kelapran, terjebak badai salju. Belum lagi, aku harus bersabar, akrena dia tiba-tiba muncul d…
Aku, Go Dok-mi, tak suka dengan dunia luar, bertemu orang-orang. Terlalu menakutkan. Lebih nyaman sendirian di apartemenku, mengerjakan ilustrasiku. Namun, pria tampan di seberang apartemenku membuatku ingin mencoba lagi. Aku selalu melihatnya lewat jendela kamarku. Aku tahu sarapan kesukaannya, kapan dia bekerja, dan binatang kesayangannya. Aku amat ingin melihatnya dari dekat. Tapi, apa dunia…
Banyak di antara kita yang takut berbicara di depan banyak orang, dengan segala macam alasannya. Bahkan di Amerika Serikat ada penelitian yang mengungkapkan bahwa sebagian orang ternyata lebih takut berbicara di depan publik ketimbang takut pada ular! Namun kita juga mengetahui bahwa di dunia ini ada pembicara-pembicara yang luar biasa, baik itu negarawan, host acara televisi, master of ceremon…