Text
Diplomasi : Praktik Komunikasi Internasional
Hubungan internasional antarnegara saat ini tidak seimbang Negara-negara kuat masih menganut pandangan bahwa sebuah negara merupakan super power bila mampu menundukkan pengaruh negara lain. Mereka begitu berambisi untuk melakukan praktik neokolonialisme dengan menggunakan kekuatan serta sarana teknologi informasi dan komunikasi. Ketimpangan dalam hubungan internasional semakin bertambah tatkala tfcOao dunia, PBB, kian kehilangan wibawa karena lebih berfungsi untuk menyuarakan kepentingan negara kuat tertentu.
Hal ini telah mendesak negara berkembang untuk meningkatkan kemampuan dalam segala bidang, terutama kemampuan diplomasi. Kalah atau menang dalam percaturan diplomasi sangat ditentukan oleh teknik dan strategi diplomasi yang didukung oleh sumber daya informasi dan jaringan komunikasi. Di sini terasa betapa pentingnya ilmu komunikasi internasional dalam perspektif diplomatik sebagai alat untuk mengurai masalah ketimpangan internasional dan menghadapi tantangan dalam pergaulan internasional.
Pentingnya komunikasi internasional bagi para diplomat dan konsuler, atau masyarakat pada umumnya sudah diakui secara luas. Dengan mempelajari komunikasi internasional, seseorang dapat memahami bagaimana menciptakan dan memelihara hubungan internasional yang dinamis. Dalam era informasi tanpa batas seperti sekarang ini, setiap orang, baik secara individual maupun institusional, boleh menjadi duta tidak resmi bagi negaranya untuk ikut berdiplomasi dalam berbagai percaturan internasional.
Buku mi secara konseptual sengaja dirancang dengan memerhatikan muatan dasar, sekaligus muatan substantif yang selaras dengan tujuan khusus dan tujuan umum yang hendak dicapai dalam pengajaran diplomasi sebagai praktik ilmu komunikasi internasional. Substansi buku ini secara keseluruhan merujuk pada ilmuwan-ilmuwan terkemuka dalam disiplin komunikasi umumnya dan diplomasi khususnya.
Karena itu, buku ini sangat penting bagi segenap masyarakat, khususnya para calon diplomat, pengamat, praktisi, peneliti, akademisi, mahasiswa jurusan hubungan internasional, mahasiswa fakultas ilmu komunikasi, cerdik-cendekia, dan siapa saja di antara masyarakat terpelajar yang punya minat dalam disiplin ilmu komunikasi internasional.
No other version available