Text
Isran Noor : Matahari dari Kutai Timur
Sangata, kota kecil yang mungkin asing di telinga kita. Siapa sangka, kota kecil itu melahirkan seorang pemimpin masa depan. Impian "Isra", panggilan Isran Noor ketika kecil,adalah memajukan negeri ini. Impian yang lambat laun menjadi sebuah cerita nyata, la harus menapaki kerikil tajam untuk meraih cita-cita demi membangun negeri ini.la pernah sekali terjatuh dalam karier saat menjabat sebagai Asisten Ekbang Kutai Timur. Kesedihan tersebut hanya dapat ia tumpahkan kepada Tuhan. Di rumah Allah, Masjidil Haram, Isran memperoleh hidayah. Berkat ketakwaannya, ia dibimbing untuk menempuh jalan baru sebagai pemimpin dengan jabatan Wakil Bupati Kutai Timur.
Semangat Isran untuk memajukan negeri semakin terbukti nyata, ia terpilih untuk menjadi Bupati Kutai Timur. "Saya tidak pernah berburuk sangka dan membalas orang-orang yang menzalimi saya," ungkap Isran. Kunci utama kesuksesannya adalah berpikir positif dan berkontribusi nyata. Selaras dengan hal tersebut. Isran mulai menapaki karier pada tingkat nasional. Sayangnya, partai yang Isran cintai belum cukup kuat untuk mendukung cita-citanya. Pengalaman jatuh bangun seolah kembali terulang. Apakah Isran mampu mewujudkan cita-cita besarnya?
No other version available