Sebagai pembeli, pengelola pengadaan, dihadapkan kepada berbagai penyedia dengan beragam penawaran. Keberhasilan mengadakan sesuatu kesepakatan dalam pengadaan bergantung pada seberapa efektifnya melakukan negosiasi terhadap penawaran. Untuk mengoptimalkan keuntungan baik bagi pembeli dan penyedia masing-masing pihak perlu memahami prinsip dasar melakukan negosiasi. Hal ini berarti negosiasi ki…
Perihal tanggapan/respon penyedia terhadap hasil evaluasi lelang, ada pengadaan yang meyediakan waktu tenggang untuk memberi kesempatan peserta yang gagal untuk memeriksa hasil evaluasi tersebut dan jika tidak puas diberi waktu untuk mengajukan protes/keberatan/sanggahan. Ada juga pengadaan yang menyediakan waktu untuk menerangkan (debriefing) hasil evaluasi kepada peserta yang meminta klarifik…
Evaluasi dokumen penawaran merupakan sebuah proses penting dalam mata rantai pengadaan barang/jasa di sebuah organisasi. Proses ini akan menetukan peringkat dari setiap penawaran yang masuk sebagai dasar penetapan pemenang. Pemenang yang tepat akan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan sasaran yang ingin sicapai oleh organisasi dari paket pengadaan tersebut. Selain itu proses evaluasi yang baik …
Menyampaikan penjelasan dokumen pengadaan barang/jasa merupakan salah satu proses penting dan strategis dalam pengadaan barang/jasa, terutama untuk memastikan bahwa para peserta lelang sudah cukup memahami barang/jasa yang akan diadakan, berikut kondisi dan ketentuan-ketentuan yang dipersyaratkan, sehingga diperoleh penawaran terbaik yang responsif dan efisien.
Kinerja yang diperlihatkan penyedia dapat mempengaruhi kinerja organisasi, karena penyedia memegang peranan penting sebagai penjamin ketesediaan barang/jasas yang dibutuhkan pengguna. Oleh sebab itu, pengguna perlu memonitor kinerja penyedia secara kontinyu. Penilaian ini penting dilakukan sebagai bahan evaluasi yang bisa digunakan untuk mengingatkan kinerja penyedia atau sebagai bahan pertimba…
barang/jasa yang baik harus pula disediakan oleh penyedia barang/jasa yang baik. Berdasarkan konsep tersebut, maka dalam pengadaan barang/jasa, ada 2 hal yang dipilih, yaitu barang/jasa itu sendiri serta penyedia barang/jasa yang berbentuk badan usaha atau perorangan. Untuk membuktikan penyedia barang/jasa tersebut memenuhi kualifikasi, maka dilakukan penilaian kualifikasi terhadap badan usaha/…
Kemmapuan menyusun dokumen pengadaan barang/jasa dibutuhkan organisasi dan menjadi salah satu elemen strategis dalam kompetensi Merencanakan Pemilih Penyedia, sehingga hasil pengadaan barang/jasa memberikan nilai tambah (added value) bagi organisasi. Untuk mampu menyusun dokumen pengadaan barang/jasa yang tepat, diperlukan pemahaman mengenai tahapan proses pengadaan, jenis dokumen pengadaan, p…
Dalam Merancang kontrak perlu memahami berbagai aspek yang meliputi sifat barang/jasa yang akan diadakan, letersediaan anggaran, risiko terkait dengan pelaksanaan pekerjaan baik dari sisi pembeli/pemilik pekerjaan dan sisi penyedia, serta memahami keuntungan dan kerugian dalam memilih jenis kontrak tertentu. Untuk memudahkan peserta latih dalam modul diberikan petunjuk dalam memilih jenis kontr…
Dengan adanya Daftar Penyedia Mampu (DPM) yang dibangun melalui Vendor Management System (VMS), dapat mempercepat proses mendapatkan penyedia yang kualified berdasarkan jenis atau kompetensi usaha yang dimilikinya. Organisasi yang akan membuat DPM perlu melakukan analisis potensi kinerja penyedia. Kinerja penyedia dinilai melalui indikator kemampuan dan motivasi. Dengan memperoleh penyedia yan…
Dengan memperhatikan bahwa alur proses pengadaan erat laitannya dengan strategi organisasi, maka kecermatan menetukan keselarasan paket pengadaan dengan kebutuhan organisasi, program kerja (strategi-strategi organisasi) dan kondisi terkini (keadaan pasar, peraturan dan kebijakan yang berlaku) adalah kompetensi yang penting untuk dikuasai. Oleh karena itu, aktifitas melakukan kaji ulang paket-pa…