Pada tahun 1997, buku Rich Dad Poor Dad karya Robert membuat para pembaca tertegun. Buku itu menyatakan, 'Rumah Anda bukanlah aset.' Seiring dengan berkumandangnya protes dari seluruh penjuru dunia, buku itu menjadi buku terlaris internasional, salah satu buku terlaris selama jangka waktu terpanjang dalam sejarah New York Times. Rich Dad Poor Dad bukanlah buku mengenai real estat, melainkan men…
Sebuah buku yang dengan bahasa pratikal dan membumi, menyajikan beragam strategi untuk meraih keberlimpahan rezeki yang barokah dan kebebasan finansial yang melimpah. Secara renyah dan mendalam, buku ini mengajak Anda untuk menjawab beragam pertanyaan kunci seperti : - 5 Alasan kenapa kebanyakkan orang tidak bisa menjadi kaya hingga ahir hayatnya. Apa saja lima alasan ini dan apa solusinya?…
Menyisakan gaji adalah cara mengatur keuangan yang menyakitkan dan tidak efektif. Menghabiskannya akan lebih efektif dan tentunya menyenangkan.
Buku ini memuat pandangan Ligwina tentang bagaimana membuat Indonesia menjadi kuat. Menurut Ligwina, kita harus memiliki Golongan Menengah yang kuat pula untuk mencapainya. Dalam buku ini Ligwina menjelaskan siapa dan apakah Golongan Menengah tersebut. Golongan Menengah tidak lain adalah mereka yang memiliki pekerjaan tetap, hidup cukup nyaman, tapi masih harus berusaha untuk menjaga gaya hi…
Perbedaan kaya dan miskin bukanlah dari apa yang Anda kerjakan dan beberapa yang Anda hasilkan. Akan tetapi, Andalah yang memilihnya. Keputusan untuk menjadi kaya atau miskin adalah dari diri sendiri. Setiap orang diberi waktu 24 jam di setiap harinya, tinggal bagaimana mereka mengelola waktu itu, apakah dikelola dengan baik ataukah disia-siakan. Begitu juga, orang menjadi miskin ataupun kaya k…
Sekian banyak masalah keuangan ke;uarga adalah ketidakpedulian kita mengatur keuangan. Inilah alasan kenapa Anda harus mulai mengatur keuangan keluarga Anda. Camkan bahwa anda harus bisa mendapatkan lebihan finansial dalam beberapa tahun ke depan!!!
Buku ini membantu kita untuk bersikap bijak dalam berbelanja dengan kartu kredit. Saran - saran yang disampaikan sangat aplikatif sehingga kita tidak akan terbelenggu utang kartu kredit.
"Kalau saja penghasilan saya lebih besar, tentunya masalah keuangan ini akan cepat selesai." "Kalau gaji saya sudah naik, baru deh saya bisa nabung dengan rutin." Begitulah sejumlah alasan yang kerap terlontar untuk menyatakan persoalan "kekurangan uang". Banyak keluarga yang mengeluh dan stres dalam mengatur keuangan mereka karena lebih sering "tekor" di akhir bulan ketimbang bersisa. Itul…