Bila anda sudah mengenal tetralogi Bumi Manusia atau tetralogi Buru karya Pramoedya, maka sebenarnya di penjara Buru yang sama Pramoedya melahirkan tetralogi yang lainnya yang dimulai dengan kisah Arok Dedes, Mata Pusaran, Arus Balik, dan Mangir. Tetralogi pertama mengisahkan pergulatan jaman kolonial abad ke 20. Tetralogi Arok Dedes mengisahkan intrik intrik wangsa Isana - yang melahirkan r…
Roman Tetralogi Buru mengambil latar kebangunan dan cikal bakal nasional bernama Indonesia di awal abad ke 20. Dengan membacanya, waktu kita dibalikan sedemikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional mula-mula. Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga mengis…