Bertahun-tahun orang mengenalnya sebagai "si jahat". lelaki gugub berwajah dingin dengan bibir yang selalu berlumur asap rokok. Dialah Dipa Nusantara Aidit yang dikenal melalui film Pengkhianatan G-30-s/PKI. Di layar perak kita ngeri membayangkan sosoknya, lelaki penuh msulihat, demgam bibir bergetar memerintahkan pembunuhan massal 1965. Siapakah Aidit ? Memimpin PKI pada usia 31, ia hanya p…
Ia berbeda dari orang komunis pada umumnya. Ia necis serta piawai bermain biola dan saksofon. Ia menikmati musik simfoni, menonton teater, dan menulis puisi yang tak melulu "pro-rakyat". Ia menghapus The Old Man and the Sea film yang diangkat dari novel Ernest Hemingway dari daftar film Barat yang diharamkan Partai Komunis Indonesia. Ia menghayati Marxisme dan Leninisme, tapi tak menganggap yan…
"Yang sakit itu Soedirman, tapi Panglima Besar tidak pernah sakit.' Pagi itu, 19 Desember 1948, Panglima Besar bangkit dan memutuskan memimpin pasukan keluar dari Yogyakarta, mengkonsolidasikan tentara, dan mempertahakan Republik dengan bergerilya. Panglima Besar sudah terikat sumpah: haram menyerah bagi tentara. Karena ikrar inilah Soedirman menolak bujukan Sukarno untuk berdiam di Yogyakar…
Empat puluh tahun sejak meninggal, wajah dan nama Sukarno tetap dikenang oleh bangsa Indonesia dan dunia. Ia tetap menjadi simbol revolusi Indonesia sepantaran Che Ghuevara bagi Kuba. Foto-foto masih mudah ditemui dari dalam pigura rumah sampai ke halaman Facebook. Buku ini berisi reportase Majalah Mingguan TEMPO mengenai kehidupan Sukarno. Tidak saja pemikiran, buku ini membahas petualangan, h…
Menentang feodalisme, Haji Oemar Said Tjokroaminoto punya andil menempa para tokoh pergerakan nasional. Dialah guru politik serta induk semang Presiden Soekarno, serta tokoh pergerakan lain, seperti Semaoen, Musso, Alimin, dan Kartosoewijo. Di tangan Tjokro, Sarekat Islam berubah dari organisasi saudagar batik peribumi menjadi gerakan politik yang besar dan kuat. Pidato dan tulisannya mengin…
Kartini adalah kontradiksi : ia cerdas sekaligus lemah hati. Ia menyerap ide masyarakat Barat tapi tak takluk pada adat. Ia feminis yang dicurigai. Ia dianggap terkooptasi oleh ide-ide kolonial. Tapi satu yang tak bisa dilupakan: ia inspirasi bagi gerakan nasionalisme di Tanah Air. Kartini menyuarakan perubahan. Ia membawa Perjuangan perempuan pada fase yang baru, tidak Sekadar menuntut peng…
"Man wijf!" begitu Sutan Sjahrir kepada Sukarno karena tak bernyali memproklamasikan kemerdekaan Indonesia segera setelah berita kekalahan Jepang beredar. Sjahrir ialah salah seorang yang paling keras mendesak Sukarno dan Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada Agustus 1945. Sjahrir termasuk Bapak Bangsa yang radikal, namun tidak suka melawan musuh dengan kekerasan. Sjahrir perc…
Sekiranya masih hidup dan diminta memerikan situasi Republik Indonesia di awal abad ke-21, Mohammad Hatta hanya perlu mencetak-ulang tulisannya yang pernah terbit pada 1962: "Pembangunan tak berjalan sebagaimana semestinya.... Perkembangan demokrasi pun telantar karena percekcokan politik senantiasa. Pelaksanaan otonomi daerah terlalu lamban sehingga memicu pergolakan daerah." Buku ini memapark…
Bagi Jokowi, tak ada hal luar biasa yang telah dibuatnya. Ia hanya melksanakan tugasnya. Melaksanakan segala sesuatu yang memang mesti dijalankannya. Alur berliku hidupnya dari anak bantaran kali hingga menjadi pengusaha mebel, telah menyumbangkan mozaik pemikiran yang kemudian terpola menjadi idealisme. Itulah kemudian yang mengantarnya berani menyentuh ranah lain dari hidupnya, yaitu politik.…